Saturday, 10 April 2010

The Journey to the Other Side of The World -part 5-

Hulla!!

Hehehe... Saya mau melanjutkan cerita yang kemarin ya..

Hari ke 4 saya di London, diawali dengan pindah-pindahan. Mama dan Bossnya kan membawa banyak sekali koper dan koper-koper itu besar-besar. Jadilah tadi saya bolak-balik turun dari kamar ke lobby untuk menurunkan barang-barang. Sampai kata cleaning lady yang bertemu sama saya berkata "You look busy going up and down with huge luggages" Saya hanya bisa nyengir dan berkata "I know, Those ladies bring lots of things". Kemudian resepsionis hotelnya juga ketika melihat saya untuk yang kesekian kalinya membawa koper besar, ia pun menawarkan diri untuk membantu saya. Namun karena itu ada koper besar terakhir, jadi saya menolak tawarannya.

Setelah saya menunggu selama beberapa jam, akhirnya jemputan dari KBRI pun datang menjemput saya untuk pindah. Sesampainya di hotel yang baru, saya pun mulai menata peletakkan barang-barang. Kemudian saya pergi makan siang bersama mama dan bossnya mama di Yo! sushi. Selesai makan, saya dan mama pun pulang ke hotel, sedangkan bossnya mama saya pergi ke Paris karena ada keperluan. Saya dan mama pun beristirahat sebentar di hotel sebelum akhirnya saya pergi "ngedate" sama mama di Piccaddilly Circus.

Akhirnya menjelang sore hari, saya dan mama pergi ke Piccaddilly Circus naik bus. Sesampainya di sana, kami mampir ke Chinatown dan soho. Soho itu ternyata agak bronks ya. Kalau saya pergi bersama teman-teman atau saudara-saudara saya, saya masih tidak masalah. Tapi masalahnya saya membawa mama saya, jadi kalau ada apa-apa saya mengkhawatirkan mama saya. Akhirnya kami pun makan di "Scotch Steak House". Oh iya, disini kami melihat ada banyak anak-anak muda yang menjadi penarik kereta sepeda. Selain itu kami juga melihat banyak orang-orang berlalu-lalang dengan menggunakan kostum-kostum yang aneh dan lucu. Daerah Piccaddilly dan Soho ini memang sudah terkenal sebagai tempat anak0anak muda berkumpul. Setelah makan, kami pun pulang dan beristirahat di hotel.

Besok rencananya saya dan mama akan ke Portobello. Portobello ini adalah tempat di Notting Hill yang setiap sabtu dan minggu ada pasar murah yang menjual barang-barang antik dan buah-buahan dan masih banyak lagi benda-benda murah meriah. Kalau sudah menonton "Notting Hill", tempatnya William Thacker itu adalah kawasan Portobello. Stalls yang dilewati Willian Thacker ketika Anna Scottnya pergi, itulah pasar murah di daerah Notting Hill.

Tunggu kisah saya selanjutnya!


Have a Nice Life!
Alitta

Friday, 9 April 2010

The Journey to the Other Side of The World -part 5-

Halo halo..

Kembali lagi bersama saya! :D

10 April 2010

Hari ketiga, saya pergi ke Hyde Park, Green Park, Buckingham Palace, melewati St. James Park, Horse Guard Parade, dan Big Ben. Di Hyde Park, saya berhenti sebentar untuk makan siang dan ya... Melihat-lihat saja. Cukup banyak hal-hal yang bisa dilihat, keluarga yang sedang jalan-jalan, segerombolan mahasiswa (atau masih SMA) yang sedang bersantai, orang-orang yang sedang jogging, dan banyak lagi. Tampaknya di sini taman itu memang sebuah tempat untuk bersantai dan berolah raga. Oh iya, di taman ini banyak sekali tupai-tupai berlalu-lalang. Lucu sekali melihatnya.

Setelah selesai makan, saya pun lanjut berjalan ke sebuah gerbang, kalau tidak salah namanya Wllington Arch. Melewati gerbang itu, saya kembali melewati sebuah jalan yang di sebelah kirinya terdapat green park. Di taman ini, seperti juga taman-taman lainnya, banyak orang bersantai dan berolah raga. Oh iya, di taman ini akhirnya saya menemukan kalau orang luar itu juga sama joroknya dengan kita di Indonesia. Ada yang membuang sampah sembarangan! hahaha. Ternyata ya.. :p Kemudian saya pun melanjutkan perjalanan. Tibalah saya di sebuah gedung yang cukup besar (meskipun benar kata mama saya, tidak sebesar istana merdeka) Buckingham Palace!! Yeay! Sayangnya "changing guard ceremony" sedang tidak ada. Jadi saya hanya berfoto-foto di situ dan juga di tugu depan istana tersebut. Saya sempat celingak-celinguk ke dalam, siapa tahu ada Prince William :p.

Setelah selesai berfoto-foto di lingkungan istana Buckingham tersebut, saya pun kembali berjalan menuju sebuah taman yang bernama "St. James Park" Di taman ini tidak banyak yang bisa diceritakan karena sama saja dengan taman-taman lainnya. Hanya saja, di taman ini ada kursi-kursi santai yang digunakan pengunjung untuk duduk-duduk santai. Terlihat juga banyak orang-orang yang berpakaian seperti eksekutif muda yang sedang duduk-duduk santai di taman tersebut. Oh iya, di taman ini ada danau yang berisi banyak bebek dan angsa.

Setelah melewati taman tersebut, saya pun kembali berjalan menuju tujuan selanjutnya. TTidak berapa lama, saya pun sampai di "the Horse guard Parade". Awalnya saya pikir itu adalah sebuah parade, ternyata itu adalah sebuah tempat para prajurit berkuda beraktivitas. Para penjaga tersebut memakai baju penjaga khas kerajaan Inggris yang berwarna merah, namun lucunya mereka memakai helm berbentuk kerucut emas dengan surai berwarna merah dan sepatu boots panjang sepaha. Sepatu boots panjang sepaha ini membuat mereka berjalan seperti robot. Lucu sekali melihat mereka berjalan. Tampak juga di luar gedung ini, ada dua penjaga berkuda di depan yang menjadi pusat perhatian pengunjung. Lucu sekali melihat mereka dengan muka gahar tapi tersenyum. Kudanya tidak seperti kuda yang sering saya lihat, kudanya sangat besar dan gagah. Namun kudanya ini agak sedikit galak dan seram. Saya hampir mau disosor sama si kuda ketika saya mau berfoto dengan mereka.

Setelah selesai dari "the horse guard parade", saya pun berlanjut berjalan. Tanpa saya sadari, saya melihat ada sebuah bangunan yang membumbung tinggi dengan jam di puncaknya. Ya, saya sudah dekat dengan Big Ben! Akhirnya saya yang tadinya sudah cukup letih, kembali bersemangat berjalan lagi menuju Big Ben tersebut. Seperti mimpi saya bisa berada di Big Ben. Lucunya lagi, perjalanan saya ke Big Ben sangat tidak direncanakan. Setelah berfoto-foto di Big Ben, saya melihat ke arah timur dan saya melihat Eye of London (bianglala besar yang bisa melihat seluruh kota London -kayaknya-). Tadinya saya mau naik ke tempat itu, tapi melihat antriannya yang paaaannnnjjjaaaaaang sekali itu, saya memutuskan untuk tidak ke sana dan melanjutkan rencana saya untuk mencari taman yang ada di film "Notting Hill". Akhirnya saya pun berjalan kembali ke daerah hyde park garden (kembali lagi perjalanan yang cukup panjang). Sesampainya di Hyde Park, saya pun naik bus menuju daerah Kensington.

Sesampainya di daerah Kensington, saya pun mulai mencari taman tersebut (yang bernama Rosemead Garden) tapi memang saya tidak begitu berharap bisa masuk ke taman tersebut, karena memang sangat ketat katanya. Tapi sudah sampai 3/4 jalan, saya pun mulai capek. Akhirnya saya pun memutuskan untuk kembali ke apartment dan mulai melakukan pencarian nanti lagi.

Hari ini cukup menyenangkan dan memuaskan. Saya bisa ke beberapa tempat dalam waktu 1 hari.


P.S Kenapa kalau di sini saya jalan-jalan tidak berasa ya? hahahaha.


Have a Nice Life!
Alitta

The Journey to the Other Side of The World -part 4-

Halo hola..

Lanjut ya ceritanya...

Hari kedua saya di London, saya pergi ke Victoria & Albert Museum, Natural History Museum, National Gallery, dan Trafalgar square. Cuaca cerah, matahari bersinar cukup terik, tetapi tetap saja hawa dinginnya cukup menusuk. Pukul 12.30am saya keluar dari apartment dengan tujuan pertama ke Victoria & Albert Museum. Di dalamnya ada banyak patung-patung dan keramik-kerami dari zaman Yunani. Ada patung Narcissus dan lain-lain. Saya hanya "mampir" sebentar ke museum ini. Akhirnya setelah setengah jam berada di V&A, saya pun pindah ke Natural History Museum. Waktu sampai di sana, antriannya seperti antrian sembako (kalau di Indonesia). Setelah sekitar 1 jam saya mengantri, akhirnya saya pun berhasil masuk ke dalam museum tersebut dan disambut dengan kerangka dinosaurus. Di dalam museum bagaikan di pasar saja, padat dengan orang-orang dewasa dan anak-anak kecil. Ada satu antrian yang cukup panjang dan ternyata antrian tersebut adalah antrian orang-orang yang mau melihat kerangka dinosaurus. Saya pun memutuskan untuk melihat bagian mamalia, burung-burung, dan serangga. Oh iya, ke bagian ekologinya juga.

Setelah berada selama satu setengah jam lebih di museum ini, saya makin cinta sama London. Fasilitas yang ada di dalam museum ini benar-benar membuat museum sebagai tempat rekreasi dan belajar. Di bagian Ecology, pengunjung diajak untuk melihat sejarah bumi (lengkap dengan ilustrasi-ilustrasi yang unik) dan isinya. Kemudian di bagian serangga, pengunjung juga diajak untuk melihat kehidupan serangga seperti misalnya koloni semut, bagaimana cara kerja alat sedot pada serangga, dan sebagainya.

Selesai dari Natural History Museum, saya memutuskan untuk makan siang di Wasabi Sushi. Untuk para pecinta sushi, di sini enak sekali lho. Salmon sushinya besar tapi nasinya sedikit. Pokoknya puas sekali makan di sini. Selesai makan, saya pun naik bus menuju Trafalgar Square. Akhirnya saya mencicipi juga duduk di lantai 2 double dekker (norak). Ketika saya sendang melihat-lihat, tiba-tiba saya sudah berada di "chinatown". Nah lo! kemana ini saya??? Akhirnya setelah saya bertanya kepada supir bus, supir bus tersebut menyuruh saya turun dan pindah bus. Akhirnya saya pun turun dan mencari bus lain yang menuju Trafalgar Square. Satu hal yang saya sadari, meskipun ada nomor bus tersebut di halte, belum tentu bus itu lewat halte tersebut.

Akhirnya sampai lah saya di Trafalgar Square!!! Saya pun sibuk memfoto tugu dan patung-patung di situ. Sayang saya pergi sendiri, jadinya tidak banyak foto saya ada di kamera :( Untungnya saya bertemu dengan seorang perempuan yang lagi celingak-celinguk sendirian. Saya pun meminta tolong padanya untuk memfoto saya. Thanks to you miss! Setelah dari situ, saya pergi ke National Galery. Di dalam museum yang satu ini, kita tidak boleh memfoto lukisan-lukisan di dalamnya. Ada lukisan Michaelangelo yang belum selesai, lukisan Leonardo, dan lain-lain.

Setelah selesai menghabiskan waktu mengamati lukisan-lukisan di sana, saya pun memutuskan untuk pulang. Di luar museum ada orang-orang yang mencari duit dengan cara menjadi patung hidup dan bernyanyi blues. It's so fun, the way he sang the songs. Setelah menikmati "pengamen" tersebut, saya pun pergi ke halte bus terdekat untuk pulang. Saya menunggu bus nomor 9. Tetapi setelah beberapa lama bus tersebut tidak kunjung datang, saya bertanya sama seorang ibu di sebelah saya. Akhirnya saya pun disuruh untuk pergi ke halte bus yang di seberang jalan. Di sana saya menunggu selama 15 menit. Akhirnya saya kembali bertanya kepada seorang laki-laki yang juga sedang menunggu bus. Dia bilang saya harus pergi ke seberang jalan (lagi). Saya pun pergi ke seberang jalan. Tetapi ketika saya sudah bersiap untuk naik, ternyata bus tersebut tidak berhenti di halte tersebut. Ketika saya menengok ke orang tadi di seberang jalan, dia menyuruh saya pergi ke halte yang satu lagi. Thanks sir! :)

Akhirnya saya pun pulang menuju apartment. Sesampainya di daerah Knightsbridge, saya menyempatkan diri untuk ke Harrods, untuk melihat memorial place of Diana and Dodi Al-Fayed. Saya merinding melihatnya. di depan foto mereka ada cincin yang, konon kabarnya, merupakan cincin pertunangan/cincin kawin mereka. Setelah selesai mengambil gambar, saya pun benar-benar pulang.

P.S Hari ini kaki saya tidak disiksa dengan boot, tapi disiksa untuk berjalan lebih cepat dibanding kemarin. :p Hari ini juga hari pertama saya tidak menggunakan coat karena tidak begitu dingin. :)

Sekarang saya akan bersiap-siap untuk kembali menjelajah. WAit for my other stories!!


Have a Nice Life!
Alitta

Thursday, 8 April 2010

The Journey to the Other Side of The World -part 3-

Halo halo..

Sekarang saya mau cerita tentang hari Rabu kemarin. Pada saat mendarat di Heathrow airport, saya langsung deg-degan kayak mau ketemu gebetan. Keluar dari pesawat saya pun berjalan menuju "UK Border". Itu sejenis imigrasinya gitu deh. Nah, di sini dibagi dua, imigrasi untuk passport UK dan Europeean Country, sama passport diluar dari kedua jenis tersebut. Untuk pendatang yang passportnya dari luar UK dan si UEU (klo ga salah) kita musti ngiri kartu kedatangan dulu. Antriannya panjang sekali, sudah kayak ular naga panjangnya bukan kepalang (lebay). Selama di antrian itu ada saya sempat berinteraksi sama perempuan asal USA. Awalnya dia tanya sama saya tentang pengisian si kartu kedatangan. Terus jadinya kita komentar-komentar tentang kejadian-kejadian selama antri. Oh iya, di bagian imigrasi di sini hawanya panas banget. Sama kayak di Indonesia. grr.

Setelah selesai di imigrasi, saya pun turun untuk mengambil koper saya. Ngga butuh waktu lama untuk ngambil koper saya. Hehehe. Habis dari situ, karena saya merasa mulai dingin saya pun ke toilet untuk pake coat dan ganti sepatu. Oh iya, satu kekurangannya, di toiletnya (seperti yang sudah saya duga) ga ada yang namanya selang air untuk bebersih kalau habis "itu". akhirnya saya memakai cara lain. Setelah selesai beberes, saya pun pergi keluar untuk mencari taksi. Pada saat saya mau berjalan keluar, saya melihat ada booth yang menjual kartu telepon, saya pun membeli nomor London terlebih dahulu. Setelah itu saya pun pergi mencari taksi. Taksi di sini keren deh. Tempat duduknya di belakang luas, dan ada tempat duduk lipat kalau penumpangnya lebih dari dua. Supir taksinya baik deh, dia memberi saya kartu namanya untuk kalau saya mau pulang nanti. Kalau saya book dia, saya akan mendapatkan discount 20%.

Ketika sampai di apartment tempat mama dan bosnya datang, saya pun langsung mandi karena sudah tidak tahan dengan badan saya yang sudah tidak enak. Selesai mandi saya pun pergi jalan-jalan. Tujuan pertama saya adalah "the Memorial Fountai for Diana the Princess of Wales" di the Serpentine lake. Saya sempat mengalami kebingungan arah sampai akhirnya saya bertanya pada cowok yang sedang menunggu bus. Dia pun menyarankan saya untuk berjalan kaki (i was thinking about that tho). Akhirnya saya pun berjalan menuju The serpentine tersebut. Selama perjalanan, ada pemandangan-pemandangan yang bikin saya makin cinta sama London. Hari itu saya melihat banyak keluarga-keluarga yang berjalan keluar masuk museum, anak-anak sekolahan yang sedang study tour, pasangan-pasangan muda yang juga keluar masuk museum, dan sebagainya. Sebuah pemandangan yang jarang saya temui di Jakarta. Oh iya, satu lagi pemandangan yang langka, antrian museum yang sudah seperti antri sembako kalau di Jakarta. Hal ini bisa jadi dikarenakan mueseum di sini bebas biaya (walaupun tetap kalau ada yang mau menyumbang, diminta memberikan sumbangan sebesar 3 Poundsterling) dan juga daya tarik museum itu sendiri (mungkin juga karena memang masyarakat disini yang cukup menghargai sejarah dan ilmu pengetahuan).

Selama saya di sini, pergerakkan saya menjadi cukup cepat, karena hawa yang dingin membuat saya harus bergerak cepat agar badan saya tetap panas. Agak menyesal juga berjalan menggunakan boot, karena saya berjalan cepat selama 3 jam, akhirnya kaki saya pun sakit. Setelah dari memorial fountain, saya pun berkeliling ke kensington garden. Disini saya melihat ada pemandangan yang (lagi-lagi) langka saya lihat di Jakarta. Saya melihat banyak sekali orang-orang yang jogging, berjalan bersama bayinya, dan juga saya melihat seorang ayah yang sedang berjalan-jalan bersama anak perempuannya. Sangat terasa ikatan batin mereka ketika melihat si anak perempuan tersebut sedang bercerita dan ayahnya mendengarkan dengan penuh perhatian. Oh iya, ada satu yang unik. Di sini semua tempat duduk kayu ada ukiran nama orang-orang yang entah siapa mereka. kemudian saya juga memfoto "peter pan".

Ketika saya berjalan pulang, tiba-tiba ada seorang laki-laki (mungkin sekitar 40an) menyapa saya dan mengajak berbincang selama berjalan. Akhirnya kami pun berbincang untuk beberapa saat. He's so polite and nice. Dia sempat bilang 'if you're not comfortable i can go". Tapi karena saya tidak enak jadi saya bilang gapapa kok. Namun akhirnya kami pun berpisah (ciah kayak apa aja) karena dia mau pergi ke arah lain, saya pun kembali berjalan sendirian. Kemudian tiba-tiba ada dua orang yang menyapa saya, ternyata mereka sedang menawarkan saya untuk mengikuti sebuah aktivitas di gereja terdekat (Is my face not showing that i'm a muslim?lol) saya pun berkata kalau saya bukan orang kristen, apakah tidak apa-apa? mereka pun cukup terkejut, namun ketika saya bilang kalau mungkin saya akan mampir, mereka pun memberikan saya kartu dan mengatakan kalau saya boleh mampir kalau saya mau. Hm.. What a day!

Sesampainya di apartment, saya pun tidur sebentar sampai mama dan bosnya pulang. Kami pun pergi ke Marks and Spencer untuk belanja buah dan makanan. Saya pun kembali menggunakan boot saya. Saya cukup kejam memang hari itu terhadap kaki saya. Tapi biarin, biar kaki saya terbiasa (kan beberapa tahun lagi dia juga akan merasakan hal yang sama, Amiin). Sepulang dari sana kami pun kembali ke apartment dan beristirahat.

P.S ternyata harga Marks and Spencer di sini lebih murah dibandingkan di Jakarta! Oh iya, dikarenakan Networknya yang lambat, saya belum bisa mengupload foto-foto. Tunggu tanggal mainnya. :)

Saya akan kembali untuk menceritakan kegiatan saya di hari kedua.


Have a nice Life!
Alitta

Tuesday, 6 April 2010

The Journey to the Other Side of The World -part 2-

Waktu menunjukkan pukul 12.52am waktu Abu Dhabi. Gate belum dibuka, jadilah saya online dulu sebentar. Tadi itu saya sempat sms ke mama, teteh, dan aa, dan pulsa saya dari yang tadinya sekitar 20.000 sekarang jadi 1700an. Apa deh ini???? Pulsa saya dikuras habis... :(

Hm.. Berbeda dengan suasana tadi di Cengkareng yang panas ruangannya, di Abu Dhabi International Airport ini suhu di ruangannya cukup sejuk dan nyaman. Tempat transit dan imigrasinya juga cukup bagus. Sesuai dengan apa yang saya bayangkan. Di bandara ini ada berderet komputer-komputer gratis untuk online. Sayang penuh semua (yaiyalah.. gratis..) dan sialnya lagi, saya tidak bisa online via HP meskipun ada WiFi. Bete. Untung bawa laptop, kalau tidak, mati gayalah saya. Akhirnya di tempat saya duduk menunggu gate-nya dibuka, berjejer orang-orang dengan laptop terbuka.

Sebentar lagi mungkin gate-nya akan dibuka, karena saya sekitar pukul 1.30 atau lebih saya akan berangkat lagi menuju Heathrow, London. tampaknya sekian dulu laporan pandangan mata dari saya.

P.S Etihad sangat bagus. Nanti saya akan menceritakan pengalaman saya terbang naik Etihad. :)


Have a nice life!
Alitta

Monday, 5 April 2010

Remarkable Indonesia

Ini sedikit informasi mengenai festival yang sudah dilangsungkan dari 1 April 2010 kemarin.

Remarkable Indonesia

Discover just how extraordinary the many islands of Indonesia are at Harrods. Visit the Food Halls and restaurants to try authentic Indonesian cuisine prepared by top chefs from the region. Exclusive Indonesian menus will be available at the Rotisserie, the Seagrill and the Georgian Restaurant. And for those in a hurry, there’s a selection of Indonesian dishes also available for takeaway at the Traiteur counter.

For the most daring individuals wishing to create their own authentic dishes at home, ingredients such as fresh Indonesian tempeh paste, chocolate, coffee and juicy tiger prawns, will be available to purchase in-store.

Indonesia is not only a land of beautiful scenery, vibrant culture and aromatic cuisine, it is also home to the rarest coffee in the world – Indonesian Kopi Luwak. This gourmet nectar is created from Robusta or Arabica coffee beans, which have passed through the digestive system of the Common Palm Civet, a cat like creature that is known locally as Luwak. Locals then collect the beans that are still intact, as it is widely believed that the Civet stomach enzymes generate a natural fermentation that gives an exquisite complexity to the coffee beans. Luscious caramel flavours dominate the rich, smooth and earthy notes of this, the world’s rarest and most precious of coffees.

Source:

http://www.harrods.com/HarrodsStore/GlobalPages/EventArticle.aspx?Id=e65615ad-6b3a-4ec5-b61d-0139bb7747ed


P.S Selain kuliner, masih ada pameran mengenai kebudayaan dan barang-barang kreasi Indonesia di Harrods. :)


Have a nice life!

Alitta

The Journey to the Other Side of The World -part 1-

Halo halo!

Waktu menunjukkan pukul 1.59 dini hari (waktu Izi, laptop saya). Saya baru saja menyelesaikan packing saya yang cukup memuaskan (Ya iyalah.. Udah latihan sama GANDEWA dan si mama tercinta tentang packing). Capek, tapi senang! I feel so excited for sure!

Jadi ceritanya, mama itu sekarang sedang ada di London untuk menghadiri acara Festival Kebudayaan Indonesia di Harrods. Majalah wanita tempat mama saya bekerja menjadi pemegang kendali atas bagian kulinernya. Mama saya sendiri sudah ada di sana sejak seminggu yang lalu sama bosnya. Singkat cerita, karena mama saya itu harus diasisteni dan tampaknya ia tidak tega meninggalkan anaknya ini sendirian selama 2 minggu, diajaklah saya untuk pergi ke sana. Hanya saja, saya perginya belakangan dan sendirian. Jadilah saya berangkat hari ini pukul 19.25 WIB. Agak sedih sih, mengingat saya tidak bisa mengikuti "LAST PERFORMANCE 2006" hari Rabu nanti.

Sebenarnya agak deg-degan juga sih, pergi ke luar negeri sendirian. Melewati imigrasi sendirian ditambah lagi bahasa Inggris saya yang pas-pasan (pasnya aja deh berapa). Rencana awal (awal banget) saya akan menginap terpisah sama mama saya. Saya menginap di hostel, mama saya dan bosnya menginap di hotel (atau apartemen) dekat Harrods. Tapi nanti setelah bosnya mama saya pergi, saya pindah ke hotel tempat mama saya menginap. Saya cukup senang dengan rencana itu, karena saya sangat ingin mencoba bagaimana sih rasanya menginap satu ruangan dengan orang-orang lain (unisex tentunya) dari negara-negara lain? Namun akhirnya rencana itu berubah total beberapa hari yang lalu dikarenakan (kata mama saya) keadaan di London sedang tidak aman. Awalnya saya masih merasa "ah.. bisa kok.." kemudian saya iseng browsing mengenai keadaan di London dan saya pun menemukan dua berita yang cukup membuat cemas. Berita pertama mengenai lelaki yang menghilang dan ditemukan hanya potongan jarinya saja (seperti Peter Pettigrew di Harry Potter). Berita kedua mengenai pembunuhan anak berumur 12 tahun! Langsung saja saya mengirimkan email ke pemilik hostel yang (tadinya) akan saya tempati, dan langsung menyetujui usulan mama saya untuk tinggal sama mama saya dan bosnya.

Itu cerita singkatnya. Kali ini saya mau menceritakan tentang persiapan saya. Kalau di GANDEWA, ada yang namanya manajemen perjalanan, yang mengharuskan kita untuk benar-benar merencanakan kegiatan yang kita lakukan dengan benar. Tapi kalau saya hanya akan menceritakan singkat saja.

Awalnya mama saya naik SQ bersama bosnya, tetapi karena saya ikut, jadi mama saya membatalkan pesawat SQ tersebut dan membagi dua biaya perjalanannya untuk saya. Jadilah kami pergi naik Etihad (setelah melalui berbagai macam survey). Setelah mengurus tiket, saya pun mengurus visa ke wisma ABDA di Sudirman. Tadinya mau pakai jasa agen, tetapi kata mama saya, daripada uangnya buat si agen, lebih baik uangnya untuk uang saku saya nanti. Akhirnya saya pun mengurus visa sendiri (dengan didampingi sama si mama tentunya). Pengurusan visa yang umumnya 10 hari kerja, ternyata bisa selesai dalam waktu 3 hari (saya memasukan visa hari Rabu, selesai hari Jum'at). Ada yang lucu ketika saya mengurus visa, di pintu tempat pengurusan visa tertera pengumuman yang mengatakan "jangan membeli tiket terlebih dahulu sebelum visa didapatkan". Saya pun PANIK! Tiket sudah terbayar. Apakabar nantinya saya kalau visa saya tidak diterima? Tapi Alhamdulillah, Allah memang Maha Pemurah :D.

Setelah visa berhasil saya dapatkan dan baju-baju juga sudah siap, saya pun memulai packing saya malam tadi. Semua barang pun sudah tertata rapi di koper (termasuk titipan dari mama, entah itu tempe kering, keripik tempe, atau apa dan kartu masakan). Saya pun merasa senang karena hanya membawa satu koper, dan satu tas yang akan saya bawa masuk ke cabin. Tiba-tiba mama mengirimakan SMS "Al, tante MK nitip emping, nanti kamu pinjem tasnya a Iman aja ya.. biar untuk coatnya juga" Saya pun langsung shocked! Memangnya empingnya sebesar apa sih? sampai saya harus membawa koper lain, yang meskipun kecil, tetapi tetap agak malas untuk membawanya. Kita lihat saja besok apakah saya akan membawa koper kecil itu. :)

Semua barang sudah masuk, saya tinggal menunggu hari esok (sebetulnya hari ini). I feel excited, i can't sleep. Semoga besok akan menjadi hari yang menyenangkan! :)

P.S. Tulisan saya dari hari ini sampai 10 hari kedepan didedikasikan untuk mama saya yangdi umurnya yang ke-60 masih mendapatkan kepercayaan dari bos-bosnya untuk mewakili majalah wanita tersebut untuk Festival Kebudayaan Indonesia di Harrods, London. Mama saya yang menyuruh saya untuk menuliskan catatan perjalanan saya. Love you so much mum!

Oh, dan sedikit mau menyombong (mohon dimaafkan, jarang-jarang bisa sombong) saya berkontribusi mengetik resep-resep masakan tersebut. :D


Have a nice life!
Alitta